welcome olive ......

jadilah olive yang setia kepada popeye ...

Selasa, 26 Februari 2013

Kita Wanita Hebat

Alhamdulillah.. Aku masih menjadi olive yg setia. Kemarin, detik ini, hingga kapanpun. Menjadi istri pelaut itu tak se"seram" yg mereka bayangkan kok. Enjoy aja.. Bahkan malah banyak sisi positifnya. Apa aja coba? Makin romantis. Yg aku rasakan sih. Mungkin para olive jg merasakan hal yg sama. Contohnya, ditelp, di sms, di email, dll aja senengnya minta ampun. Padahal jg udah nikah bertahun-tahun. Tiap mau ketemu tuh kayak mau nge-date pertama kali. Gak karuan deh rasanya. Nah apalagi kalo suami udah jadwal pulang. Rasanya makin ga karuan, dag dig dug dwer deh.. Kayak ABG yg mau di apelin pacarnya, hehehe. Segala macam persiapan disiapin, tujuannya cm 1. Buat suami seneng n nyaman saat dirumah. Dan masih banyak lg sensasi lainnya. Apa para istri yg suaminya kerja kantoran jg mempunyai sensasi seperti itu? Pasti lain deh.. Gak se-dahsyat kita para istri pelaut..tmt Kadang ada sedihnya sih. Gak kadang dink, tp sering, hihihi.. Saat suami dah mau layar lg, saat hamil dan melahirkan gak ditungguin suami. Ah.. Pokoknya rasanya tuh sesssuattuk bgt.. Kayak sekarang ini. Si Danish, Renjiro Armadanish Jusuf sudah 3bulan usianya. Jg belum ketemu dg ayahnya. Kemarin jg berat bgt menjalani masa kehamilan dan persalinan tanpa dampingan suami. Ayahnya Danish berangkat layar waktu usia kehamilanku 4bulan. Dan 3 bulan lagi beliau baru akan pulang. Semua akan berjalan lancar kok kalo kita saling support dan saling doa. Mikirnya gini. Suami kita jg disana sedang berjuang. Untuk siapa lg kalo bukan untuk kita keluarganya. Hmm.. Dan dibalik kesedihan hari2 kemarin. Akan terbayar dg sejuta kebahagiaan waktu bertemu besok. Amiin. Gak sabar ya olive rasanya. Begitulah olive, kita ini istri2 beruntung. Mempunyai suami yg bertanggungjawab. Melawan ombak demi senyum orang2 yg dicintainya. Bekerja tak kenal jarak dan waktu demi keluarganya. Menyimpan sejuta kerinduan meski kadang tak sempat dikatakannya. Lindungi ia Tuhan. Sungguh! Berikan keselamatan untuknya. Amin.

Senin, 19 Maret 2012

Keluarga vs Karir

Para olive yang sedang dalam penantian.

Barangkali ada yang sedang dalam posisi yang sama denganku saat ini.
Aku, seorang istri yang sangat ingin selalu mengabdi pada suami.

Tapi keadaan memaksaku untuk memilih. Antara keluarga atau kah karir.

Dan saat ini, keluarga lah pilihan ku. 
Meski harus menanti kepulangan sang suami dalam mengais rejeki di seberang sana.
But it's NOT the problem. Aku ikhlas lahir batin.
Semata-mata hanya untuk beribadah kepada-Nya.

Sabtu, 13 Agustus 2011

ketika merindukannya...

aku menangis ketika rindu benar2 menyiksa,
hanya ku peluk gambarnya yang tersusun rapi di meja kamarku,
malam ini aku benar2 merindukannya,
teramat sangat,
entah dg siapa aku ingin bercerita,

tiba2 saja, sebuah pesan singkat ku terima di ponselku,

"bukan hanya mbak saja yang kangen, kakak pun lebih kangen.."

ingin tumpah rasanya tangisku malam ini,
Alhamdulillah..
Kau sampaikan rasa rinduku ini padanya Ya ALLAH..

Baik2 disana kakak,
I miss u so much...

Kamis, 11 Agustus 2011

ternyata seperti itu...

Para Olive yang sedang dalam penantian..

Hari itu aku seneng banget, akhirnya aku diijinin ikut berlayar oleh suamiku tercinta, dg alasan agar aku tau dan bisa mengerti pekerjaan seperti apa yang sedang ia jalani.
Akhirnya, Selasa 20 Juli 2011 aku berangkat ke Jakarta demi bertemu sang kekasih hati, seneng rasanya..
Perjalanan dimulai dari pelabuhann tj. Priok, hmmm.. sempat heran dan kagum, ternyata kapalnya gedeee banget, maklum, aku belum pernah naik kapal sebelumnya, hehehe...
Meskipun aku hanya diijinkan ikut 1 trip saja, dan dengan tujuan dekat yaitu Makassar, tapi aku sangat ingin menikmatinya. Mempunyai pengalaman baru menjadi seorang pelaut, dan melepas kerinduan bersama suami. ^^
2 minggu aku terapung2 ditengah laut, 2 minggu itu pula aku dapat mengerti apa yang dilakukan seorang pelaut.
Ternyata, seorang pelaut yang sering dipandang sebelah mata itu, sangat mengemban tugas yang sangat berat demi menciptakan senyum bahagia sang istri dan anak2nya.
Hanya bergantung dg radar, bekerja tanpa kenal waktu, kadang makan telat, tidur hanya sedikit, dan pakaian kerja yang sangat kotor (bagi yang bagian enginee).
Belum lagi kalau ada ombak, kadang pun harus menahan rasa pusing dan mual. Aku saja yang hanya duduk diam masih saja tidak tahan dengan guncangannya, apalagi mereka yang sambil bekerja, hmmm...
Waktu bersandar pun hanya sebentar, karena untuk kapal container, kalau semua barang sudah di bongkar-muat, saatnya melanjutkan perjalanan. Mereka pun tak sempat menginjak daratan. Berlayar lagi.. begitulah seterusnya.
Apakah tidak jenuh rasanya..
Sering kali aku lihat raut wajah suamiku yang menunjukkan lelahnya, tapi tak sedikitpun ia mengeluh..
Ia berkata bahwa inilah pilihannya, sebuah jalan yang harus ia tempuh hanya untuk membuat senyum istrinya, anak2nya, dan semua keluarganya.
Aku merinding mendengarnya.
Ternyata seperti inilah perjuangan suamiku untukku.

Untuk para Olive dimanapun berada,
seorang pelaut sangat besar perjuangannya, tetaplah setia menantinya,
tanpa kalian tau, ia sebenarnya sangat ingin hidup normal seperti yang lainnya, ia hanya berjuang agar dapat cepat mewujudkannya..

Buat suamiku, semangatlah selalu, aku mencintaimu..

Jumat, 08 Juli 2011

Menjadi Istri Seorang Pelaut

Assalalualaikum wr. wb para olive2 di seluruh Indonesia..
Blog ini saya buat untuk saya sendiri dan juga teman2 yg alhamdulillah menjadi istri, atau pacar seorang popeye, hehe..
Untuk mengisi waktu luang dan menghilangkan kejenuhan dalam penantian sang suami tercinta.
Selamat Berbagi dan Semoga Bisa Menjalin Silaturahmi.
Amiiin...